PREVIEW Final Piala Indonesia: Menuju Rekor Baru

Posted: Agustus 1, 2010 in Bola dunia, Liga Indonesia

Zah Rahan Karangar & Keith Jerome Kayamba Gumbs - Sriwijaya FC Palembang (GOAL.com / Bobby Redonia)

Final ideal yang mempertemukan dua tim elit, Sriwijaya FC dan Arema Indonesia. Kedua tim akan berjibaku pada final Piala Indonesia di Stadion Manahan, Solo, Minggu (1/8).

Duel dipastikan menyajikan pertarungan yang menarik karena baik SFC maupun Arema mempresentasikan tim yang memiliki teknik bermain dan didukung pelatih yang jago strategi. Karena itu, pertandingan SFC dan Arema selalu memberikan sajian yang memikat.

Bahkan faktor nonteknis bakal menjadikan big match makin menarik. Ya, SFC dan Arema berambisi mencetak rekor baru.

SFC menargetkan mempertahankan gelar juara. Bila ambisi itu tercapai, Laskar Wong Kito akan mencetak hat-trick juara. Mereka juga menjadi tim pertama yang memenangi Piala Indonesia untuk ketiga kalinya.

“Pertandingan ini memang berbeda dengan sebelumnya. Kedua tim memiliki rekor sama dan ingin mencatat sejarah sebagai tim pertama yang menjadi juara ketiga kalinya,” kata pelatih SFC Rahmad Darmawan. // <![CDATA[// <![CDATA[
if (!ord) var ord = Math.round(Math.random() * 100000000);
dblClickIndex++;
document.write(”);document.write(”);document.write(”);document.write(”);
// ]]>

Arema tak sekadar memburu gelar ketiga, namun berambisi menyandingkan dua gelar juara. Sebelumnya, Arema telah merebut titel Superliga Indonesia.

Pelatih Arema Robert Rene Alberts optimistis timnya meraih double winner. Meski SFC memiliki rekor bagus di Piala Indonesia, namun Robert Alberts yakin Arema bakal menjungkalkan lawannya.

“Kami tetap memiliki modal untuk mengakhiri langkah mereka. Kami yakin bisa juara,” tandas Robert Alberts.

Hanya, ia harus menghadapi kenyataan lini belakang sedikit bermasalah karena absennya bek Pierre Njanka karena akumulasi kartu kuning. Kapten asal Kamerun ini mendapat kartu di pertandingan semi-final melawan Persipura Jayapura.

Ini yang harus diwaspadai Robert Alberts. Pasalnya, kiper Kurnia Meiga bakal menghadapi trisula lini depan Laskar Wong Kito, Keith Kayamba Gumbs, Pavel Solomin dan Anoure Obiora. Apalagi, pertahanan Singo Edan tampaknya mengandalkan Njanka.

Sementara, Ahmad Bustomi dan Juan Revi yang menggantikan Esteban Guillen bakal menjadi pilar lini tengah Arema. Mereka akan bertarung menghadapi kreativitas Zah Rahan. Bintang asal Liberia ini akan lebih mudah berkreasi bila Ponaryo Astaman tampil bagus.

Ketajaman duet Noh Alam Shah dan Roman Chmelo akan diuji oleh Charis Yulianto. Mereka juga menghadapi tembok kokoh Ferry Rotinsulu.

Pertarungan yang menampilkan para pemain dengan keistimewaan teknik. SFC mungkin sedikit diunggulkan, namun Arema siap menjungkalkan prediksi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s