Donovan Persembahkan Kelolosan Dramatis

Posted: Juni 23, 2010 in Bola dunia, Piala Dunia
Landon Donovan - Usa-Algeria - World Cup 2010 (Getty Images)
Landon Donovan – Usa-Algeria – World Cup 2010 (Getty Images)

Di depan bekas presiden Bill Clinton dan presiden FIFA Sepp Blatter, Amerika Serikat berhasil melaju ke babak 16 besar Piala Dunia 2010 secara dramatis. Di stadion Loftus Versfeld, Pretoria, Rabu (23/6) petang, Amerika Serikat mengalahkan Aljazair 1-0 melalui gol saat pertandingan sudah menginjak tambahan waktu.

Tidak ada perubahan berarti di kubu kedua tim. Bob Bradley tidak memainkan penyerang Robbie Findley dan Oguchi Onyewu, sehingga memasang Jonathan Bornstein dan Herculez Gomez sebagai pengganti.

Karim Matmour menguji kesiapan Amerika Serikat pada menit awal pertandingan melalui tendangan voli. Rupanya isyarat tersebut ditangkap positif, kedua tim bermain cepat dan terbuka. Pada menit keenam, Rafik Djebbour terlepas di dalam kotak penalti Amerika Serikat. Bola umpan panjang Antar Yahia ditahan dengan dada, tapi tendangan gunting Djebbour masih menghantam mistar gawang.
Amerika Serikat langsung bangkit melawan. Dari serangan balik kilat, dari sayap kanan Gomez melepas tendangan langsung ke arah gawang. Rais M’Bolhi, yang mengira bola akan diumpan silang, masih mampu bereaksi dan menepis bola keluar lapangan.

Menit 20, Gomez kembali beraksi. Bebas di dalam kotak penalti Aljazair, striker bongsor ini melepas tendangan keras. M’Bolhi sanggup menahannya, tapi bola muntah diumpan Gomez ke arah Clint Dempsey yang berdiri bebas dan dicocor masuk.

Bukan gol bagi wasit Frank de Bleeckere karena Dempsey dianggap sudah dalam posisi off-side. Keputusan ini disambut kekecewaan Bradley dari bangku cadangan Amerika Serikat. Dari tayangan ulang televisi terlihat Dempsey sebenarnya masih berdiri sejajar dengan Madjid Bougherra.

Gol tersebut menjadi yang kedua bagi Amerika Serikat yang dianulir pengadil pertandingan. Pada laga sebelumnya menghadapi Slovenia, yang berakhir imbang 2-2, gol Maurice Edu secara kontroversial dianulir Koman Coulibaly dengan alasan yang tidak jelas.

Kombinasi permainan satu-dua Amerika Serikat harus diwaspadai. Terbukti pada menit ke-35 Dempsey menyongsong masuk ke kotak penalti untuk menyambut umpan Altidore. Tapi, peluang itu masih dapat dimentahkan M’Bolhi.

Pertahanan Aljazair kembali diuji menit berikutnya. Kerja sama Landon Donovan dengan Michael Bradley menciptakan kemelut kecil di kotak penalti. Eksekusi akhir diperebutkan antara Altidore dan Donovan. Bola melayang jauh ke atas mistar.

Di tengah gencarnya serangan lawan, Matmour balas memberikan ancaman dengan melepaskan tendangan jarak jauh yang dihalau Tim Howard pada menit ke-38. Upaya serupa diulangi Karim Ziani lima menit berselang dengan hasil sama saja. Bola melayang ke samping gawang Howard.

Seperti dalam dua laga sebelumnya, Aljazair tangguh di lini belakang dan tak menemui ketajaman di lini depan. Tapi, Rabah Saadane tak melakukan pergantian apapun saat turun minum. Amerika Serikat sebaliknya, Gomez digantikan dengan Benny Feilhaber.

Aljazair mampu mengimbangi permainan dan mendominasi penguasaan bola pada awal babak kedua. Peluang pertama babak ini justru diperoleh Amerika Serikat. Menit 56, Altidore memberikan umpan mendatar yang dikontrol dengan baik oleh Dempsey. Di depan sudut tembak yang terbuka, Dempsey melepaskan tendangan kaki kanan yang menghantam tiang. Bola mental dan disambut kembali oleh Dempsey. Sayangnya, tendangan kaki kirinya tak tepat sasaran.

Amerika Serikat terus mengincar gol karena pada pertandingan lain Inggris sudah unggul satu gol atas Slovenia. Jika kedudukan dua pertandingan tetap bertahan hingga usai, Amerika Serikat bakal gigit jari menyaksikan lolosnya dua rival tersebut ke babak 16 besar.

Tekanan demi tekanan dilancarkan. Setelah upaya Feilhaber dimentahkan M’Bolhi, Amerika serikat kembali beroleh peluang melalui pemain pengganti lain, Edson Buddle. Lagi-lagi M’Bolhi terlalu tangguh untuk ditaklukkan.

Amerika Serikat terus menyerang dengan gencar. Berbagai kombinasi serta situasi bola mati didapatkan, tapi ketangguhan M’Bolhi dan Bougherra kerap mementahkan peluang mereka. Pertahanan Amerika Serikat yang renggang sempat dimanfaatkan beberapa kali oleh Aljazair, meski tak banyak mengganggu Howard.

Amerika Serikat akhirnya sukses memetik buah dari kerja keras mereka sepanjang pertandingan. Lewat satu serangan balik kilat, Altidore dari sayap kanan memberikan umpan ke tengah. Tendangan Dempsey mampu diadang M’Bolhi. Bola liar langsung dieksekusi dengan sempurna oleh

Dramatisnya, gol tercipta saat pertandingan sudah memasuki babak tambahan waktu.

Kedudukan 1-0 bertahan hingga wasit mengakhiri laga. Pada pertandingan Grup C lain, Inggris berhasil mengungguli Slovenia, 1-0. Artinya, Amerika Serikat dan Slovenia lolos ke babak 16 besar.

Susunan pemain:
Amerika Serikat
Howard; Bocanegra, De Merit, Bornstein / Beasley (81′), Cherundolo; Edu / Buddle (64′), Bradley, Dempsey, Donovan; Gomez / Feilhaber (46′), Altidore.
Aljazair M’Bolhi; Belhadj, Yahia, Bougherra; Halliche, Kadir, Yebda, Matmour / Saifi (85′), Ziani / Guedioura (69′); Lacen, Djebbour / Ghezzal (65′).

Komentar
  1. Ryo4life mengatakan:

    sangat menghebohkan…………. Kunjungi juga http://4lifes.co.cc/ dan atau http://distributor4life.co.cc/ ada peluang bagus dari 4LIFE… Terima kasih…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s