
Pelatih Garuda Merah Rahmad Darmawan dan Jaya Hartono [Garuda Putih] sepakat memisahkan dua pemain keturunan Irfan Bachdim dan Kim Jeffrey Kurniawan pada laga Charity Match di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, hari ini.
Irfan dan Kim tampil dominan di laga perdana yang berlangsung di Malang, Rabu [4/8]. Irfan mencetak dua gol di pertandingan tersebut, dan Kim menjadi kreator permainan tim Garuda Merah.
Menurut Rahmad, pemisahan ini tidak berarti pemain lokal kalah kelas dibandingkan Irfan dan Kim, melainkan bertujuan agar kedua pemain blasteran itu mendapat kesempatan memaksimalkan permainan mereka.
“Kita akan lihat bagaimana Irfan dan Kim bermain dengan pemain yang biasa bertanding di liga. Pemisahan ini juga supaya pertandingan berjalan menarik,” ungkap Rahmad.
Selain itu, pemisahan juga terjadi terhadap pemain yang berasal dari klub yang sama. Jika ada pemain jumlah genap dari klub yang sama, maka mereka akan dibagi rata antara Garuda Merah dan Putih
Sedangkan Jaya menyatakan, di pertandingan nanti akan terjadi perubahan komposisi pemain. Hal itu terkait dengan hadirnya empat pemain seleksi pelatnas tahap pertama yang bergabung di pertandingan nanti.
Keempat pemain tersebut adalah Wildansyah, Johan Joansyah, Dedy Gusmawan, dan Siswanto. Kehadiran mereka akan disesuaikan dengan kebutuhan strategi permainan.
“Saya harap mereka bisa mengeluarkan kemampuan terbaiknya, karena ini bagus agar mereka bisa menjadi alternatif masuk ke tim nasional,” kata Jaya.
Sementara empat pemain Persebaya Surabaya, Andik Vermansyah, Taufiq, Djayusman Triasdi, dan Denny Marcel, serta striker Persik Kediri Yongki Aribowo dipastikan tidak bisa tampil.
Kelima pemain ini harus memperkuat klub masing-masing pada pertandingan ulang Superliga Indonesia di Stadion Gelora Jakabaring, Palembang, Minggu [8/8].